Cara Manager Membuat Akun di OJS 3

Seorang journal manager dalam OJS 3 perlu membuat akun-akun yang lain untuk kebutuhan jurnal di OJS yang dia kelola. Untuk itu manager jurnal perlu membuat akun author, editor, reviewer, copyeditor, dll. Secara ringkas untuk membuat akun di OJS 3 memerlukan dua langkah, yang pertama memasukkan detil informasi pengguna yang akan dibuatkan akunnya, dan yang kedua memberikan peran atas akun tersebut. Berikut ini dijelaskan cara manager jurnal membuat akun lain di OJS 3.

Ikuti langkah-langkah di bawah ini:

hchandraleka-membuat-akun-ojs3

Membuat Review Form di OJS 3

Dalam proses review naskah, diperlukan adanya formulir review (review form). Formulir review ini akan digunakan oleh mitra bestari atau reviewer untuk menuliskan masukan-masukan atau karya pikir atas naskah yang dia telaah. Tutorial ini menjelaskan cara membuat formulir review pada aplikasi Open Journal Systems (OJS) versi 3.

Ikutilah langkah-langkah di bawah ini:

hchandraleka-membuat-form-review-di-OJS-3

Membuat Halaman Static Page dan Menu Utama di OJS 3

Seorang pengelola jurnal perlu menyediakan halaman-halaman tertentu di Open Journal Systems (OJS) jurnal yang dia kelola. Bila halaman ini belum tersedia di OJS, maka pengelola perlu membuatnya. Selain itu pengelola juga perlu menyediakan akses cepat ke halaman-halaman yang telah disiapkan tersebut. Hal ini perlu agar pengunjung, baik penulis atau tim penilai jurnal dapat mengaksesnya secara mudah dan cepat.

Tutorial ini menjelaskan cara membuat halaman khusus di OJS versi 3 dan membuat menu utama pada situs OJS versi 3. Sebagai contoh pada OJS milik Buletin Penelitian Kesehatan.

Baca selengkapnya di sini.

hchandraleka-membuat menu utama di OJS 3

Bentuk Bumi Menurut Bible dan al Qur’an

Bentuk Bumi Menurut Bible dan al Qur’an

Oleh Chandra Abu Maryam

 

 

Bentuk Bumi Menurut Bible

Bentuk bumi menurut Bible adalah datar. Berikut ini dalah kutipan ayat dalam Bible yang menjadi dasar bumi datar.

Matius 4:8

Dan Iblis membawa-Nya pula ke atas gunung yang sangat tinggi dan memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya.

Lukas 4:5

Kemudian ia membawa Yesus ke suatu tempat yang tinggi dan dalam sekejap mata ia memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia.

Daniel 4:10-11

Adapun penglihatan yang kudapat di tempat tidurku itu, demikian: di tengah-tengah bumi ada sebatang pohon yang sangat tinggi; pohon itu bertambah besar dan kuat, tingginya sampai ke langit, dan dapat dilihat sampai ke ujung seluruh bumi.

Dalam Matius 4:8 dan Lukas 4:5 SEMUA kerajaan dunia dapat terlihat dari tempat yang sangat tinggi. Hal ini hanya dimungkinkan bila bumi itu datar, bila bumi bulat maka akan ada kerajaan dunia yang tidak terlihat karena berada pada bagian bumi yang lain yang tidak dijangkau pandangan mata. Hal senada juga dalam Daniel 4:10-11. Insya Allah ini cukup mudah dipahami.

 

Bentuk Bumi Menurut al Qur’an

Umumnya para ulama berpegang pada bumi berbentuk bulat, kecuali beberapa yang berpandangan bahwa bumi datar. Perkara bulat atau datarnya bumi tidak berkaitan dengan keimanan, demikian penjelasan Syaikh Muhammad Nashiruddin al Albani rahimahullah sebagaimana dinukil oleh situs AbdurRahman.org yang mengutip Silsilat-ul-Hudâ wan-Nûr 435 & 436[1].

 

Ulama Islam yang Berpegang Bumi Itu Bulat

Para ulama Islam yang berpegangan bahwa bumi itu bulat menggunakan dasar ayat 5 dalam surat aZ Zumar. Allah ta’ala berfirman,

يُكَوِّرُ اللَّيْلَ عَلَى النَّهَارِ وَيُكَوِّرُ النَّهَارَ عَلَى اللَّيْلِ

“Allah menggulung malam ke dalam siang dan menggulung siang ke dalam malam.” [Az-Zumar: 5]

Berkata al Ustadz Ahmad Sabiq bin Abdul Lathif Abu Yusuf dalam bukunya berjudul “Matahari Mengelilingi Bumi” ketika menjelaskan ayat tersebut

“Sisi pengambilan dalilnya sangat jelas, bahwa lafadh takwir (yang digarisbawahi) berarti berputar. … Dan kalau siang dan malam selalu berputar maka sangat jelas menunjukkan bahwa bumi itu adalah bulat”[2].

 

Berikut ini para ulama yang berpandangan bahwa bumi itu bulat.

  1. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah

Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah ketika mengutip perkataan Abu’l-Husayn ibn al-Munaadi rahimahullah

“Imam Abu’l-Husayn Ahmad ibn Ja‘far ibn al-Munaadi narrated from the prominent scholars who are well known for knowledge of reports and major works in religious sciences, from the second level of Ahmad’s companions, that there was no difference of opinion among the scholars that the sky is like a ball. 

He said: Similarly they were unanimously agreed that the Earth, with all that is contains of land and sea is like a ball. He said: That is indicated by the fact that the sun, moon and stars do not rise and set over those who are in different parts of the earth at the same time; rather that occurs in the east before it occurs in the west”[3].

  1. Abu Muhammad Ibn Hazm rahimahullah

Berkata Abu Muhammad Ibn Hazm rahimahullah

“We are going to discuss some of the arguments against the idea that the earth is round. They said: There is sound evidence that the earth is round, but the common folk say otherwise. Our response – and Allah is the source of strength – is that none of the leading Muslim scholars who deserve to be called imams or leaders in knowledge (may Allah be pleased with them) denied that the earth is round, and there is no narration from them to deny that. Rather the evidence in the Qur’an and Sunnah stated that it is round”[4].

  1. Syaikh Muhammad bin Shaleh al-Utsaimin rahimahullah

Menurut Syaikh Utsaimin rahimahullah, bentuk bumi bulat seperti telur. Berkata Syaikh Utsaimin rahimahullah

The earth is round, based on the evidence of the Qur’an, reality, and scientific views. 

The evidence of the Qur’an is the verse in which Allah, may He be exalted, says (interpretation of the meaning):

“He created the heavens and earth for a true purpose; He wraps the night around [yukawwir] the day and the day around the night”

[az-Zumar 39:5].

The word yukawwir (translated here as “wraps around” means to make something round, like a turban. It is well-known that night and day follow one another on earth, which implies that the Earth is round, because if you wrap one thing around another thing, and the thing that it is wrapped around is the Earth, then Earth must be round

With regard to real-life evidence, this has been proven. If a man were to fly from Jeddah, for example, heading west, he would come back to Jeddah from the east, if he flew in a straight line. This is something concerning which no one differs. 

With regard to the words of the scholars, they stated that if a man died in the east at sunset, and another died in the west at sunset, and there was some distance between them, the one who died in the west at sunset would inherit from the one who died in the east at sunset, if he was one of his heirs. This indicates that the earth is round, because if the earth were flat, sunset in all regions would occur at the same time. Once this is established, no one can deny it. This is not contradicted by the verses in which Allah, may He be exalted, says (interpretation of the meaning): 

“Do they not look at the camels, how they are created?

And at the heaven, how it is raised?

And at the mountains, how they are rooted and fixed firm?

And at the earth, how it is spread out?”

[al-Ghaashiyah 88:17-20]  

Because the Earth is huge and its curvature cannot be seen from a short distance, it appears to be spread out and one cannot see anything that would make one fear living on it, but this does not contradict the fact that it is round, because it is very big. However they say that it is not evenly round; rather it is indented or pushed in at the north and south poles. Hence they say that it is egg-shaped[5].

  1. Syaikh Muhammad Nashiruddin al Albani rahimahullah

Berkata Syaikh Muhammad Nashiruddin al Albani rahimahullah ketika ditanya apakah bumi bulat atau datar, beliau menjawab

It is round, and the issue of the earth being round or flat is not an affair related to actions nor faith[6].

 

Ulama yang Berpegang Bumi Datar

Saya dapati sebuah tulisan dari al ustadz dr. Raehanul Bahraen terkait masalah ini bahwa ada beberapa ulama yang tidak sejalan dengan pandangan bahwa bumi bulat dan mereka menyakini bahwa bumi datar[7]. Pandangan tentang bumi datar terdapat dalam dua tafsir di bawah ini sebagaimana dijelaskan oleh al ustadz dr. Raehanul Bahraen

  1. Tafsir al-Jalalayn

Tercantum dalam Tafsir al-Jalalayn pada penafsiran ayat 20 surat al-Ghaasyiyah

“As for His words sutihat ‘laid out flat’ this on a literal reading suggests that the earth is flat[8]

  1. Tafsir al Qurthubi

Imam al Qurthubi menyangkal bumi seperti bola ketika menerangkan surat al Hijr ayat 19. Berkata Imam al Qurthubi

“Ini adalah bantahan bagi mereka yang menyangka bahwa bumi itu seperti bola”[9]

 

Sikap Gereja yang Berlebihan dalam Persoalan Bentuk Bumi dan Sikap Ulama Islam dalam Hal ini

Alhamdulillah, ulama Islam bersikap bijak dalam perkara ini. Menurut Syaikh Muhammad Nashiruddin al Albani rahimahullah –sebagaimana telah dikutip di atas, bulat atau datarnya bumi bukan perkara keimanan. Oleh karena itu, meski mayoritas ulama Islam berpandangan bahwa bumi bulat dan ada beberapa ulama yang berpandangan bahwa bumi datar, hal ini merupakan perbedaan pendapat yang bisa dimaklumi. Maka sejalan dengan pernyaatan al ustadz dr. Raehanul Bahraen, tidak selayaknya kaum muslimin berpecah belah dalam hal ini, saling mencela, dan menyindir[10].

Berbeda dengan sikap gereja dalam perkara ini. Mereka bersikap berlebihan bahkan terhadap para ilmuwan yang menyelisihi Gereja.

“Thus it is known that the Earth is round, and that is not contradicted by the fact that it is like an egg. Rather the false view is that which claims that it is flat, as the Church used to believe and for that reason used to curse and burn those scientists who said that it was round [11].

 

(Ditulis di Bogor, diselesaikan di Jakarta, 28 Rabiul Akhir 1439 H/16 Januari 2018 M)

 

[1] https://abdurrahman.org/2013/03/21/the-spherical-earth-in-an-orbit-imam-al-albani-videoar-en/

[2] Ahmad Sabiq bin Abdul Lathif Abu Yusuf, Matahari Mengelilingi Bumi – Sebuah Kepastian al Qur’an dan as-Sunnah serta Bantahan Terhadap Teori Bumi Mengelilingi Matahari, Pustaka al Furqon, hal. 74

[3] https://islamqa.info/en/118698

[4] https://islamqa.info/en/118698

[5] https://islamqa.info/en/118698

[6] https://abdurrahman.org/2013/03/21/the-spherical-earth-in-an-orbit-imam-al-albani-videoar-en/

[7] https://muslim.or.id/28368-apakah-bumi-bulat-bola-atau-datar-menurut-pandangan-syariat.html

[8] http://main.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=1&tTafsirNo=74&tSoraNo=88&tAyahNo=20&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2

[9] https://muslim.or.id/28368-apakah-bumi-bulat-bola-atau-datar-menurut-pandangan-syariat.html

[10] https://muslim.or.id/28368-apakah-bumi-bulat-bola-atau-datar-menurut-pandangan-syariat.html

[11] https://islamqa.info/en/118698