Protokol Open Archives Initiative pada Open Journal Systems dan Cara Validasinya

Dalam aplikasi Open Journal Systems (OJS) terdapat protokol yang memegang peranan penting dalam pertukaran data, namanya adalah Open Archives Initiative Protocol for Metadata Harvesting atau biasa dikenal dan disingkat dengan protokol OAI. Protokol yang dikembangkan oleh Open Archives Initiative ini bertugas melakukan pengumpulan atau (diistilahkan) memanen metadata dan mengumpulkannya pada satu server.

Protokol OAI biasa digunakan dalam digital library untuk melakukan interoperabilitas data dari berbagai sumber antarperpustakaan. Selain itu menurut Wikipedia (http://en.wikipedia.org/wiki/Open_Archives_Initiative_Protocol_for_Metadata_Harvesting, Desember 2013), mesin pencari komersial juga menggunakan protokol OAI untuk mendapatkan resources yang lain semacam Google, Yahoo, Wikimedia, dll.

Baca selengkapnya di

hchandraleka-protokol-oai-dan-validasinya.

Mengekspor Metadata dari Open Journal Systems dan Mengimpornya ke DOAJ

Bila jurnal yang kita kelola telah terindeks atau terdaftar di situs Directory of Open Access Journal (DOAJ) yang beralamat di http://www.doaj.org, langkah berikutnya adalah memasukkan metadata dari aplikasi Open Journal Systems (OJS) milik jurnal yang menyimpan jurnal kita dan mengimpornya ke DOAJ. Hal ini dilakukan karena dengan terindeksnya jurnal yang kita kelola di DOAJ, tidak serta merta semua artikel milik jurnal tersebut dapat dicari dari DOAJ. Seorang pengelola jurnal perlu melakukan impor metadata dari OJS ke DOAJ sehingga artikel di jurnal yang dia kelola dapat dicari juga di DOAJ.

Berikut ini dijelaskan langkah-langkah mengekspor metadata dari OJS jurnal yang kita kelola dan mengimpornya ke situs DOAJ.

Baca selengkapnya di sini.