Mahasiswi Pemungut Sampah

24 Juni 2013. Selepas ‘Isya baru pulang dari kantor di bilangan Percetakan Negara, Jakarta. Sampai di Salemba menunggu-nunggu bemo yang tak kunjung datang, mungkin karena sudah malam. Akhirnya naik bajaj pada pukul 20.00 WIB. Meski masih satu spesies dengan bemo, tapi dikenai tarif Rp. 10.000 sampai Stasiun Manggarai.

Commuter Line masih ada, alhamdulillah, tetapi tergolong penuh, meski gak sampai kayak ikan pindang. Akhirnya bisa sampai di Pondok Cina. Duduk sebentar deh sambil memperhatikan sekeliling. Saya lihat ada mahasiswi yang baru pulang kuliah. Pakai celana jeans biru dengan atasan kaos lengan panjang warna gelap. Menenteng tas dan buku. Sambil menyusuri peron menuju jalan keluar ternyata dia mempunyai aktifitas unik. Tangannya meraih sampah sisa minuman yang ada di bangku peron. Sisa minuman yang ditinggal begitu saja oleh penumpang yang gak tahu adab. Dia memunguti sampah teh botol kotak, diambilnya dan sambil jalan dibuang ke tempat semestinya, di tempat sampah.

Saya perhatikan bukan cuma satu kali. Setelah tanggannya kosong, sambil jalan menuju pintu keluar, dia ambil botol plastik sisa minuman lagi yang ada di bangku peron. Sambil jalan keluar, dia buang ke tempat sampah yang telah disediakan. Begitu seterusnya sambil menyusuri peron Stasiun Pondok Cina menuju pintu keluar.

Ini satu hal yang patut dikagumi dari mahasiswi ini. Salut atas upayanya membersihkan sampah yang dia temui di jalannya pulang. Barakallah fiikum. Insya Allah perlu saya dan kita contoh perilaku seperti ini. Ayo….

Semoga mahasiswi ini mendapatkan pahala karena menghidupkan amalan yang baik dan diikuti oleh orang lain. Semoga saja. 🙂

Ruang 7 Depok

25 Juni 2013

Jam 09.57 Pagi yang cerah

Advertisements